Besi Beton: Apa Sih Fungsinya?

Fungsi Besi Beton dalam Konstruksi Bangunan

Jika bicara soal besi, tentunya besi beton adalah jenis besi paling familiar bahkan untuk orang-orang awam. Tahun 1950 dikenal sebagai tahun dimana besi beton mulai dipergunakan sebagai bahan dasar utama dalam konstruksi bangunan. Pada periode tersebut, besi beton pada akhirnya menggantikan fungsi baja profil yang sebelumnya lebih sering digunakan. Tapi, tahukah kamu apa saja fungsi besi beton?

 

Konstruksi Gedung

Besi beton umumnya digunakan sebagai rangka utama penyusun stuktur bangunan, baik bangunan sederhana maupun bertingkat. Kemampuan besi beton untuk menarik dan menahan gaya tekan membuat besi beton cukup baik untuk digunakan sebagai tulang-tulang dalam pembangunan gedung. Harga besi beton yang cenderung ekonomis dan kemudahan mendapatkannya juga menjadi faktor kenapa besi beton sangat sering digunakan. Besi beton biasanya digunakan bersamaan dengan besi begel dan kawat bendrat sebagai pengikat untuk membentuk tulang-tulang pada konstruksi bangunan.

 

Pembangunan Jembatan, Terowongan, Viaduct, dan Drainase

Tak hanya konstruksi gedung, besi beton juga biasa digunakan untuk pembangunan jembatan atau terowongan. Fungsi jembatan sebagai penghubung dua area membuat jembatan harus memiliki stuktur yang kuat dengan kemampuan penahan yang besar saat dilewati. Dalam hal ini, besi beton ulir memiliki nilai lebih baik dibanding dengan besi beton polos. Ulir dalam besi beton ulir menciptakan ikatan (bonding) yang lebih kuat antar tulangannya. Corak ulir inilah yang berfungsi untuk meningkatkan daya ikat untuk menahan gerakan dari batang secara relatif terhadap beton.

 

Besi beton umumnya memiliki standar panjang sebesar 12 meter. Untuk pembangunan gedung-gedung maupun perumahan, ukuran besi beton yang sering digunakan biasanya berkisar di ukuran 6, 8, 10, hingga 12. Meski ukuran standar besi beton telah ditentukan, di pasaran masih banyak ditemukan ukuran besi beton yang tidak sesuai dengan ukuran SNI. Harga besi beton tak berstandar SNI memang cenderung lebih murah dibandingkan dengan harga besi beton SNI. Namun, penggunaan besi beton tidak berstandar SNI inilah yang perlu dicermati karena akan mempengaruhi kualitas konstruksi bangunan. Besi beton dengan sertifikat SNI biasanya memiliki toleransi ukuran mulai dari 0,1 – 0,5 mm. Meski cenderung tricky, pemilihan besi beton berkualitas sesungguhnya mudah dilakukan jika kita cukup teliti.

 

SMS Perkasa menyediakan besi beton ulir dan polos dengan berbagai ukuran dan standar SNI. Jika Anda sedang membutuhkan besi beton dan jenis besi lainnya dengan kualitas terjamin dan harga kompetitif, hubungi SMS Perkasa!

0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *